Jembatan Cikatomas Belum Diperbaiki, Ketua Dewan dan Bupati Sama-sama Minta Maaf

Jembatan Cikatomas Belum Diperbaiki, Ketua Dewan dan Bupati Sama-sama Minta Maaf
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto didampingi Dandim 0612 Tasikmalaya saat Islamic Center Bojongkoneng, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (29/6/22) -Ujang-radartasik.disway.id
0 Komentar

TASIKMALAYA – Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sobari Al Ayubi bersama Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, berbarengan minta maaf. Permintaan maaf mereka itu karena belum bisa memperbaiki jembatan Cikatomas yang putus sejak 2016 silam.

Putusnya jembatan Cikatomas yang menghubungkan Desa Cayur ke Desa Sindangasih Kecamatan Cikatomas itu diketahui karena penggeseran anggaran kepada penanganan covid-19.

Ketua DPRD Asep Sopari Al Ayubi mengatakan, pihaknya sudah dua kali meninjau lokasi putusnya jembatan Sungai Cimedang itu.

Baca Juga:BRI Jalin Kerja Sama Implementasi Aplikasi PSIAP bersama Dirjen Pajak Kemenkeu RIKorban Hanyut di Sungai Citanduy Identitasnya Sudah Diketahui

“Untuk perbaikan jembatan itu pernah mengusulkannya pada tahun 2021, dari anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Saat itu di Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya belum cukup dana,” katanya kepada radartasik.disway.id saat ditemui di Islamic Center, Rabu (29/6/2022).

Asep mengaku siap untuk kembali memperjuangkan pada anggaran 2022/2023. Dirinya akan berjuang lebih keras lagi sehingga pada 2023 mendatang bisa diperbaiki.

“Saya siap berujung lebih keras agar bisa dibangun,” kata Politisi Gerindra yang juga Dapil Cikatomas itu.

Sebetulnya, kata dia, pada tahun 2021 lalu Dinas Pekerjaan Umum (PU) sudah menganggarkan sebesar Rp 7 miliar.

Dana sebesar itu dialokasikan untuk pembangunan kembali jembatan putus di Kecmatan Cikatomas.

“Saya juga mohon maaf atas nama DPRD, apalgi itu Dapil saya,” ungkap Asep.

Selian itu, pihaknya juga akan mengecek kembali apakah di tahun 2022 ini sudah dianggarkan atau belum.

Baca Juga:Tidak Kantongi Izin Jual Miras, Holywings Bekasi DitutupPemerintah Buka Lowongan CPNS 2022

“Karena sebelumnya saya sudah menelpon ke Kabid Jembatan dan Kadis PU, katanya dianggarkan. Kalau pun belum dianggarkan, saya pastikan dianggarkan pada tahun 2023 mendatang,” janjinya.

Sementara Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto menyampaikan permohonan maaf yang sama.

Bupati menerangkan, belum dibangunnya jembatan karena keterbatasan kemampuan anggaran.

Apalagi, peristiwa ambruknya jembatan bertepatan dengan masa Covid-19 yang mulai memuncak.

Anggaran waktu itu, jelas dia, difokuskan untuk penanganan Covid-19 hingga tingkat RT, RW dan Desa.(radartasik)

0 Komentar