Terkendala Anggaran, KONI Garut Belum Siap Ikuti Porprov

Editor:

GARUT – Persiapan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut dalam menyiapkan para atlet/kontingen Garut maupun sebagai penyelenggara Pekan olahraga provinsi (Porprov) Jawa Barat terkendala anggaran.

 

Ketua KONI Garut Abdsy Syakur Amin mengatakan, saat ini Pengda maupun Kontingen Porprov belum disokong anggaran dari Pemerintah Daerah.

 

Syakur menilai, jika Porprov Jabar digelar tahun ini, maka Garut belum siap mengikuti event rutin tersebut baik sebagai kontingen maupun penyelenggara.

 

“Kita Secara intensif melakukan persiapan-persiapan baik sebagai penyelenggara Porprov maupun kontingen” kata Syakur usai melakukan pertemuan dengan Wabup Garut Helmi Budiman.

 

“Kaitan target raihan medali juga kita siapkan, dan yang paling penting juga kesiapan dana. Sebagaimana kita ketahui Pemda Garut belum menyiapkan dana, sementara Porprov tinggal 4 bulan lagi,” tambahnya.

 

Selanjutnya kata Syakur, pihaknya segera melakukan audiensi sekaligus ekspos dengan Pemda Garut kaitan kesiapan anggaran untuk Pengda maupun kontingen Poprov.

 

Syakur menjelaskan, sampai saat ini para atlet masih berlatih seadanya. Jika dukungan anggaran sudah ada dari sekarang, maka persiapan para kontingen menjelang Poprov bisa lebih optimal.

 

Pihaknya mengusulkan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk kontingen dan Rp6 Miliar untuk Pengda. Meski begitu kata Syakur, pihaknya akan ikut apapun yang menjadi kebijakan Pemerintah Daerah nantinya.

 

“Apapun besaran yang disetujui Pemda Garut nantinya, kita akan ikut saja nurut. Anggaran yang disediakan tinggal dibagi secara proporsional untuk kontingen ataupun penyelenggara Porprov,” katanya.

 

Sementara itu Wakil Bupati Garut Helmi Budiman yang mengunjungi Kantor KONI Garut, hari ini (18/7) menyebutkan Pemkab Garut masih menunggu kepastian kaitan jadwal penyelenggaraan Poprov yang saat ini belum ada.

 

“Kita mengobrol tentang persiapan Porprov (dengan KONI Garut, red) yang mana Porprov ini diputuskan setelah raker di provinsi, walaupun kemungkinannya 80 persen tahun ini, tapi tidak menutup kemungkinan ditunda,” kata Helmi di Kantor KONI Garut.

 

Jika Poprov dipastikan akan diselenggarakan November 2022 kata Helmi, Pemda Garut siap mendukung kontingen maupun Pengda.

 

Dalam waktu dekat ini, pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Bupati kaitan persiapan Porprov Jabar.

 

Lanjutnya, bahasan tersebut mulai kebutuhan kontingen dan Pengda yang dimungkinkan masuk dalam APBD perubahan, jika Porprov benar-benar diselenggarakan tahun ini.

 

“Nanti koordinasi dengan bupati, mengobrol berapa yang disanggupi (anggaran untuk kontingen maupun Pengda, red),” katanya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.