oleh

Ribuan PJU-TS Akan Dibangun di Garut, Hibah dari LPP-BIFBWD

GARUT – Lembaga Pengelola Proyek Badan Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia (LPP-BIFBWD), akan membangun ribuan titik penerangan jalan umum tenaga surya (PJU-TS) di Kabupaten Garut.

Pembangunan PJU TS tersebut menjadi kontribusi aktif LPP-BIFBWD kepada masyarakat untuk mewujudkan program Indonesia Terang.

Irwansyah, Deputi Kemitraan LPP-BIFBWD mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan peresmian percontohan pemasangan lampu PJU-TS di belasan provinsi di Indonesia.

”Jawa Barat ini adalah provinsi ke-15. Pada hari ini untuk Jawa Barat peresmian dilakukan di Garut, tepatnya di Desa Sukalaksana, Kecamatan Samarang,” ujarnya, Rabu (8/12/21).

Kegiatan peresmian yang dilakukan, menurut Irwansyah, adalah bagian dari percobaan pelaksanaan dan uji coba lampu sekaligus persiapan dari para pelaksana.

Kegiatan serupa juga dilakukan di 14 provinsi lainnya dengan membangun setidaknya 10 PJU-TS di setiap provinsi.

“Di Jawa Barat akan dipasang bertahap, insya Allah pemasangan dari mulai tahun 2022 sampai 2025 dengan total PJT-TS yang akan dibangun minimal 15 hingga 20 ribu. Setiap kabupaten/kota, kita akan bangun minimalnya 5.000 PJU-TS,” katanya.

Pembangunan PJU-TS tersebut, dijelaskan Irwansyah, bersifat hibah dari pihaknya dalam bentuk barang berupa penerangan jalan umum tenaga surya. PJU-TS itu nantinya akan dipasang khusus di area-area pelosok desa, bukan di jalan nasional atau provinsi.

Pemasangan PJU-TS ini, dipastikan akan dilakukan secara merata, karena dalam prosesnya yang menentukan titik lokasi pemasangan adalah Dinas Perhubungan.

“Jadi tidak asal pasang. Titiknya itu ditentukan bersama oleh dinas terkait, biasanya oleh dinas perhubungan dalam hal ini,” jelasnya.

Hibah PJU-TS tersebut, dikatakan Irwansyah, diberikan LPP-BIFBWD sebagai bentuk partisipasi aktif terhadap masyarakat, khususnya yang ada di pelosok Indonesia.

“Target kita, di seluruh pelosok Indonesia, kita akan memasang 2,4 juta PJU-TS,” katanya.

Ketua DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Provinsi Jawa Barat, Dede Kusdinar mengaku sangat mengapresiasi program hibah PJU-TS yang diberikan LPP-BIFBWD tersebut.

“Saya sangat apresiasi sekali, ini harapan desa, karena sesuai dengan konsep dari pemerintah pusat terkait Indonesia Terang. Ini kan yang ditunggu-tunggu oleh rekan-rekan kepala desa, apalagi ini berupa hibah. Kami selaku pengurus Apdesi Jawa Barat, mudah-mudahan ini cepat terealisasi,” ujarnya.

Dede mengatakan bahwa di Garut ada lebih dari 100 desa yang mengusulkan untuk pembangunan PJU-TS. Di setiap desa, rencananya akan menerima 10 hingga 30 PJU TS.

“Harapannya, supaya mempercepat pertumbuhan desa. Mudah-mudahan dengan adanya program ini secara berkelanjutan bisa mempercepat status desa yang tadinya berkembang menjadi maju, dan mandiri,” katanya.

BACA JUGA: Aplikasi Pengaduan Online Disediakan Pemkot Banjar

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah, Ade Hendarsah yang hadir mewakili Bupati Garut mengaku mendukung program tersebut. Menurutnya pembangunan PJU-TS mendukung sisi amenitas pengembangan desa wisata.

BACA JUGA: Pemkot Banjar Raih Penghargaan

“Terima kasih atas kepercayaan sehingga desa wisata (di Garut) menjadi desa unggulan di tingkat nasional. Melalui kegiatan ini, selanjutnya percontohan pemasangan lampu PJU-TS mampu memberikan kemaslahatan untuk masyarakat Kabupaten Garut dan Provinsi Jawa Barat,” ucapnya dalam sambutan. (mwm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *