oleh

Investasi di Auto Sultan Dirasakan Nyaman dan Aman

GARUT – Komunitas Auto Sultan kembali menggelar sosialisasi tentang binis investasi robot trading di Hotel Santika, Kawasan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (28/11/21).

Rohim Rafandra, salah satu member Auto Sultan menjelaskan, selama berinvestasi di komunitas ini, Ia mengku nyaman, aman dan simpel ketika menjalani bisnis tersebut.

Disebut aman, karena menurutnya bisnis ini legalitasnya jelas. Member tidak perlu khawatir terhadap potensi-potensi buruk yang terjadi di bisnis lainnya.

Disebut simpel, karena bisnis ini dijalankan cukup menggunakan handphone, tidak perlu ribet dan lain sebagainya. Kemudian disebut nyaman, karena yang Ia rasakan selama ini selalu mendapatkan profit dari investasi tersebut.

“Dari tahun 2018 sampai sekarang tidak pernah gagal cetak profit tiap bulannya,” ujar Rohim saat diwawancarai di Hotel Santika.

Rohim yang memiliki latar belakang bekerja di perbankan, justru membandingkan ivestasi di Auto Sultan jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan deposito di bank. Menurutnya investasi di Auto Sultan lebih menjanjikan.

Kemudian bisnis ini juga dikelola sendiri, sehingga member tahu betul dan dapat mengendalikan penuh uang yang diinvestasikanya. “Karena ini uang dikelola sendiri,” imbuhnya.

baca juga: Komunitas Auto Sultan Kenalkan Bisnis Menjanjikan ke Warga Garut, Bisa Hasilkan Miliaran Rupiah

Hal senada juga dirasakan oleh Tedi Hananda, seorang member Auto Sultan asal Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Selama ini Tedi sudah merasakan betul nikmatnya investasi di Auto Sultan.

Dia yang pernah bekerja di sebuah minimarket, merasakan perbedaan yang juah signifikat dalam segi kenyamanan dan keleluasaan waktu.

Jika sebelumnya Ia harus bekerja keras, bahkan di waktu libur nasional masih tetap harus bekerja. Misalnya di waktu lebaran, tetap saja ada tuntutan. Namun di Auto Sultan, Ia merasakan waktu luang yang luar biasa.

Karena menurutnya di Auto Sultan bukan kita yang bekerja, melainkan uang yang bekerja. “Kalau dulu kan kita yang kerja keras, tapi sekarang uangnya yang kerja keras,” imbuhyna.

Belum lagi dibandingkan penghasilan. Menurut Tedi, penghasilan di Auto Sultan tidak terbatas. Bahkan yang Ia rasakan saat ini penghasilannya di Auto Sultan sudah lebih besar dibandingkan dengan pekerjaanya sebelumnya.

baca juga: Akibat Pandemi, Ade Meiji Cerita Jatuh Bangun Dari Bisnis Kopi Hingga Perumahan

Dan di Auto Sultan sendiri menurutnya tak memandang status sosial member. Dari kalangan apa saja bisa bergabung dan tidak menuntut seseorang harus memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang bisnis. Karena di keluarganya sendiri yang berlatar belakang menjadi petani dan tukang bangunan pun bisa mengikuti bisnis ini.

“Desember 2020 saya nyoba ternyata dijalani kok ini sangat baik lah. Sangat pantas untuk diperjuangkan,” katanya.

Sementara itu menurut Nandi Wahyudin, member Auto Sultan, sebelumnya pernah menjelaskan bahwa investasi ini merupakan robot trading.

” Jadi suatu robot trading yang bisa mewakili kita untuk melakukan trading secara otomatis tanpa kita harus terlibat di dalamnya,” jelas Nandi menjelaskan Auto Sultan.

Dengan bisnis ini kata Nandi, seorang member tidak perlu khawatir aktivitas rutin atau pekerjaan maupun bisnis yang sedang dijalankan akan terganggu. Karena mesin atau robot itu bekerja secara otomatis menjalankan bisnisnya.

Member Auto Sultan sendiri menurut Nandi saat ini di Indonesia sudah mencapai 60 ribu orang. Dan di Kabupaten Garut sendiri sudah ratusan orang terutama kebanyakan di Kecamatan Malangbong.

Untuk jumlah keseluruhan dengan yang ada di luar negeri sudah mencapai 200 ribu orang. Dan ditargetkan pada tahun 2023 nanti jumlah member itu mencapai 1 juta orang.

Lebih jauh Nandi menjelaskan, cara join dengan bisnis ini sangat mudah. Cukup bermodalkan KTP artinya sudah berusia minimal 17 tahun, kemudian mempunyai nomor HP, nomor rekening dan alamat email.

Sementara untuk modal awal yang diistilahkan dalam komunitas ini dengan starter, minimal Rp9 juta. Dengan rincian untuk membeli ebook atau software atau robot trading sebesar 100 dolar atau Rp1,5 juta, dan untuk modal minimal yang nanti diperjual belikan oleh robot sebesar Rp7,5 juta atau 500 dolar. Yaitu dengan nilai kurs rupiah 1 dolar sama dengan Rp15 ribu.

Adapun profit yang didapat member, hitungannya per hari akan mendapatkan target profit sebesar 1 persen. Dimana target ini per harinya bisa tercapai bisa juga tidak. Atau bahkan bisa saja lost.” Namanya juga target, bisa tercapai bisa tidak,” ujranya.

Sehingga estimasi profit per bulan itu selama 20 hari kerja bisa mencapai rata-rata 20 persen. Bahkan di tahun 2018 lalu komunitasnya pernah mendapatkan profit sampai 24 persen.

Walaupun begitu pernah juga profit yang didapat itu mengalami penurunan di bulan Agustus ketika masih pandemi masih cukup tinggi, yaitu hanya mendapatkan 7 persen.

Lebih jauh Nandi menjelaskan, tentu dalam trading manapun ketika seseorang ingin mendapatkan profit yang maksimal maka harus menginvestasikan modal yang besar pula. Dengan begitu profit yang didapat akan besar pula. Dan dalam Auto Sultan sendiri, modal itu bisa diperbesar dengan kelipatan Rp9 juta.

Namun demikian, menurutnya member juga bisa mendapatkan keuntungan maksimal namun dengan modal minim. Yaitu dengan menjalankan sistem bisnis. Karena dalam hal ini perusahaan sudah memberikan support system untuk member yang mau menjalankan sistem bisnisnya.

Ketika ditanya penghasilan tertinggi di AutoSultan, Nandi mengatakan, Founder AutoSultan yang bernama Arga, sekarang ini penghasilannya per bulan mencapai Rp15 miliar.

Nandi sendiri mengaku bahwa dirinya asli keturunan Kabupaten Garut yang saat ini berdomisili di Lembang dan bekerja di Bandung. Dengan bisnis ini, Nandi sangat berharap warga Garut juga bisa merasakan nikmat dan keberkahan dalam bisnis Auto Sultan.

Ia berniat agar warga Garut bisa bangkit dengan bisnis ini. Terlebih sekarang di masa pandemi yang membuat banyak sektor usaha terpukul.

Namun di AutoSultan ini menurutnya sudah terbukti sejak tahun 2018 lalu berhasil menghasilkan profit.

“Untuk warga masyarakat Garut khususnya yang sama-sama pegawai seperti saya, ini merupakan solusi. Jangan lewatkan kesempatan ini silahkan join bersama kami komunitas autosultan dengan menggunakan produk smart export yang terbukti tidak pernah gagal menghasilkan profit sejak tahun 2018,” tutupnya. (devi/adv)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *