oleh

Pemuda Kampung Urug Desa Panembong Dirikan Posko Prokes Bantu Pemerintah Tangani Covid-19

GARUT – Pemuda pemudi di Kampung Urug, RT 02 RW 01, Desa Panembong, Kecamatan Bayongbong patut untuk dicontoh dan mendapatkan apresiasi. Di masa pandemi covid-19, para pemuda pemudi di Kampung Urug ini berinisiatif membantu Pemerintah dalam penanganan covid-19.

Upaya yang dilakukan para pemuda setempat adalah dengan mendirikan posko khusus pemantauan protokol kesehatan. Di posko ini sejumlah pemuda setiap harinya melakukan imbauan menggunakan woro-woro agar masyarakat menggunakan masker.

Tak hanya mengimbau, para pemuda juga memberikan masker gratis kepada setiap warga yang kedapatan tidak menggunakan masker.

Mentor Organisasi Pemuda Pemudi Siaga Aksi Cepat Tanggap Kampung Urug, Wildan menjelaskan, inisiasi mendirikan organisasi kepemudaan ini adalah khusus untuk bidang kemanusiaan dan sosial.

” Salah satu program kerjanya yaitu untuk di masa pandemi ini yaitu melakukan pencegahan dan memutus rantai penyebaran covid-19,” ujar Wildan saat ditemui di posko (25/6/2021).

Motivasi awal membentuk organisasi kemanusiaan ini Wildan menjelaskan, tujuannya adalah sebagia upaya penguatan atau membantu satgas covid-19 yang sudah dibentuk pemerintah.

“Untuk awal pembuatan posko ini memang kita itu inisiatif dari para generai pemuda. Bahkan sebetulnya sudah ada satgas khusus di setiap desa itu, cuma kalau dari pemerintahan desa itu sendiri kalau tanpa ada kesadaran dari masyarakat terutama para generasi muda itu tidak akan berjalan efektif,” jelasnya.

” Makanya saya selaku mentor di sini, membuat organisasi khusus di Kampung Urug ini yaitu organisasi pemuda pemudi siaga aksi cepat tanggap yang bergerak khusus di bidang kemanusiaan dan sosial,” tambahnya.

Bahkan untuk mendukung posko, disediakan pula tenaga kesehatan dari Mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keperawatan UNPAD yang kebetulan dari warga Kampung Urug.

Di posko juga disediakan alat kesehatan dan obat obatan, tenda dan lain sebagainya untuk mendukung upaya pencegahan covid-19.

Mahasiswa kesehatan tersebut juga dikerahkan setiap hari keliling kampung jemput bola memeriksa kesehatan masyarakat guna mengetahui gejala awal jika ada warga yang terindkasi terpapar covid-19.

Untuk selanjutnya jika terdapat warga yang memiliki gejala akan dilaporkan ke puskesmas atau satgas covid-19 yang sudah dibentuk Pemerintah daerah.

Dari Pemerintahan Desa sediri menurut Wildan, banyak membantu dalam memberikan fasilitas di posko. Diantaranya membantu memberi tenda, masker, multivitamin, hand sanitizer, infusan dan lain sebagainya.

“Dari puskesmas juga alhamdulillah ikut membantu bahkan menawarkan jika ada gejala covid-19 itu puskesmas sangat siap untuk membnatu dan didatangkan ke posko ini,” ujarnya.

Sementara dari satgas covid lainya seperti Polsek, Koramil, Kecamatan juga sudah turun meninjau posko dalam rangka memberi arahan bersama-sama dengan para pemuda.

Sementara itu Intan Nur Baiduri, Mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keperawatan UNPAD yang menjadi petugas kesehatan di posko, setiap harinya jemput bola memeriksa kesehatan masyarakat.

Seperti yang terpantau hari ini, Intan sudah memeriksa setidaknya 7 rumah di Kampung Urug tersebut.

Bukan hanya memeriksa indikasi covid-19, Intan juga memeriksa kesehatan lainnya pada masyarakat, terutama kalangan lansia yang memang selama ini menjadi prioritas.

“Kita juga menanyakan keluhan dari para ibu dan bapak apabila ada keluhan yang mengarah ke gejala covid-19 kami akan segera laporkan,” ujar Intan. (fer)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *