oleh

Banyak yang Diputar Balik, Camat Samarang dan Kapolsek Pimpin Operasi Penyekatan Jalur Kamojang

GARUT – Camat Samarang, Neneng Martiana, SIP MSi bersama Kapolsek Samarang, Kompol Sopian SH, pada hari ini (15/5/2021) memimpin operasi penyekatan arus balik mudik di posko jalur Kamojang yang menjadi jalur warga Bandung-Garut melintas.

Kapolsek Samarang, Kompol Sopian SH menjelaskan, fokus operasi kali ini adalah kepada arus balik, karena untuk arus mudik sudah selesai. Selain arus balik, wisatawan juga menjadi fokus operasi.

“Ya hari ini kami dari Forkopimcam ada bu Camat, Pak Danramil dan Anggota sekalian juga semua, gabungan Dishub dan Satpol PP tetap melakukan penyekatan,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi.

“Dan sekarang yang menjadi fokus penyekatan adalah arus balik, karena arus mudik sudah selesai dan sekarang yang kita antisipasi adalah arus balik dari Garut menuju arah Bandung,” jelasnya.

Selama operasi, pihaknya pun pada hari ini banyak melakukan putar balik terhadap kendaraan yang disinyalir tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak pakai masker maupun tidak membawa surat keterangan kesehatan.

“Kalau mereka tidak prokes kita putar balik apalagi tidak memakai masker kelihatan, apalagi tidak ada keterangan kesehatan itu langsung kita putar balik. Dan apabila ada yang indikasi ketika dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, misalkan 37 lebih misalkan, kita langsung dirapid antigen oleh dinas kesehatan sudah kami siapkan dari puskesmas,” ujarnya.

Sementara untuk wisatawan sendiri, satgas covid-19 Samarang juga melakukan pemantauan khusus, terutama di lokasi objek wisata yang ada di Samarang. Diantaranya ada empat objek wisata yang selama ini banyak dikunjungi.

“Jadi memang empat titik ini yang banyak dikunjungi oleh warga masyarakat baik dari Bandung atau luar Bandung,” tegasnya.

“Dan hari ini diindikasi sampai hari minggu adalah puncak daripada arus balik dan puncak daripada warga masyarakat yang ingin berlibur di wilayah Samarang,” tambah Kapolsek.

Khusus untuk tempat wisata, pihaknya selama ini rutin melakukan imbauan sidak ke lokasi untuk menerapkan 5 M dalam berwisata.

Operasi penyekatan ini lanjut Kapolsek, akan dilakukn hingga tanggal 24 Mei mendatang. Sementara untuk operasi Ketupat berakhir pada senin 17 Mei.

” Namun untuk penyekatan itu sampai 24 mei, penyekatan kita berlanjut,” ujarnya.

Sementara menurut Camat Samarang, Neneng Martiana, pihak Kecamatan sendiri selama penyekatan ini menyediakan enam orang petugas yang setiap harinya digilir 2 orang di posko penyekatan.

Satgas covid-19 ini menurut Camat lengkap dari berbagai instansi, termasuk di dalamnya ada dari Dinas Kesehatan yaitu dua unit Puskesmas yang disiagakan untuk pemeriksaan rapid antigen. (fer)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *