oleh

Fiorentina Goyang Sarri

TURIN – Proses negoisasi pemutusan kontrak Maurizio Sarri dan Juventus masih berjalan. Pada Natal mendatang, pelatih yang membawa scudetto untuk Si Nyonya Tua sembilan kali beruntun itu akan menerima kompensasi satu tahun kontrak sisa.

Ya, Sarri dikontrak Juventus hingga Juni 2022. Sayangnya, eks allenatore Napoli dan Chelsea itu dipecat pada Agustus lalu setelah Bianconerri gagal di Liga Champions. Jadi, scudetto tidak cukup jadi bemper Sarri lepas dari pemecatan meski sudah diperkuat Legenda Real Madrid, Cristiano Ronaldo sekalipun.

Kini nasib Sarri masih menggantung. Belum ada kabar terang dari klub elit di luar Italia untuk meminangnya. Namun, celah untuk bersaing melawan Juventus seperti saat dirinya menukangi Napoli sepertinya akan terwujud.

Dikutip dari Tuttosport, sahabat Sarri, Aurelio Virgili, mengakui Sarri masih berhasrat melatih. Ia dikabarkan akan kembali melatih Fiorentina.

“Dalam undangan makan malam di rumahnya (Sarri), saya tidak melihat di mana dia menaruh medali juara. Kemudian, saya memberinya minuman yang didedikasikan untuk kemenangannya,” ucap Virgili, Kamis (8/10).

“Saya, seperti semua fans Fiorentina, meski saat ini kami menghargai perjuangan Beppe Iachini (pelatih Fiorentina saat ini), kami punya mimpi: Maurizio di Florence. Melihat dia menang bersama Fiorentina akan menjadi momen terbaik baginya,” tambahnya.

Bagi Sarri, Fiorentina adalah masa lalunya. Datang sebagai pemain amatir dari Klub kecil di Kota Figline, Sarri gagal dalam trial ke Fiorentina. Kegagalan itu membuatnya memilih menjadi bankir. Sayang, pekerjaannya membuatnya bosan. Hingha di usianya ke 30, ia memutuskan turun ke lapangan. Namun bukan menjadi pemain, melainkan pelatih.

Di sisi lain, Fiorentina tengah menghadapi pekan terberat. Dari dua laga terakhirnya, La Viola-julukan Fiorentina- kalah beruntun. Mereka juga baru kehilangan pemain bintang seperti Federico Chiesa yang memilih berlabuh ke Juventus. Sementara, Fiorentina kembali menghadapi dilema setelah pemain bertahan mereka, yang menjadi target AC Milan, Nikola Milenkovic, dikabarkan enggan memperpanjang kontraknya bersama klub.

Menurut La Gazzetta dello Sport, ada dua masalah yang akan dihadapi Fiorentina jika mereka harus memecat pelatih mereka dan mengontrak Maurizio Sarri.

Pertama adalah gaji Sarri yang terbilang tinggi. Dengan kontrak EUR 5,5 juta per tahun bersama Nyonya Tua, biaya yang harus dibayar oleh kedua klub itu kepadanya. “Ini langkah yang berat. Sementara, pandemi belum bisa memberikan jaminan laba bagi klub asal Kota Florence itu bisa stabil,” tulis Della Sport, kemarin.

Sebelumnya, Fiorentina gagal mengontrak eks pelatih Inter Milan Luciano Spalletti selang sehari usai memecat Vincenzo Montella, Mei lalu. Faktornya karena gaji yang diminta Spalletti terlalu tinggi.

Nama pria 61 tahun tersebut sempat masuk bursa pengganti Vincenzo Montella, tapi pada akhirnya Giuseppe Iachini yang terpilih.La Viola mungkin menghadapi masalah yang sama dengan Sarri.

Masalah lainnya ada pada prinsip Sarri. Ia dikabarkan enggan melatih ke klub baru saat musim sedang berlangsung.  Beberapa tahun yang lalu dia mengungkapkan bahwa dia tidak akan pernah datang sebagai pengganti lagi dalam karirnya. (fin/tgr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *