Pelaku Kasus Mutilasi di Tegal Masih Bungkam, Motif Belum Terungkap

Pelaku Kasus Mutilasi di Tegal Masih Bungkam, Motif Belum Terungkap
Pelaku mutilasi di Kabupaten Tegal. Foto: Radar Tegal
0 Komentar

TEGAL – Kasus mutilasi di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), belum sepenuhnya terkuak. Bagian tubuh korban ada yang belum ditemukan.

Polres Tegal, saat ini sudah mengamankan satu orang terduga pelaku mutilasi, yakni Kh (44). Pelaku diamankan di tempat persembunyiannya.

Namun, setelah ditangkap hingga kini, dia memilih bungkam. Termasuk saat ekspos di Polres Tegal. Hingga kini masih belum berhasil mengorek keterangan dari terduga pelaku mutilasi tersebut.

Baca Juga:Sekda Jabar: Bulan Ramadan dan Idul Fitri, 12 Bahan Pokok Harus Dijaga KetersediaannyaHari Air Sedunia, Wagub UU: Pemprov Jabar Terus Dukung Program Pelestarian Air dan Lingkungan Hidup

Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafaat mengatakan, masih ada bagian tubuh korban yang belum ditemukan. Terutama yang dipotong oleh pelaku.

Arie mengungkapkan, tersangka juga belum bersedia buka suara. Bahkan tidak mau bicara kepada penyidik.

Pihaknya berencana berkoordinasi dengan Bilang Kejiwaan Polda Jateng dan Mabes Polri, untuk melakukan pemeriksaan.

Kh, kata Kapolres merupakan warga kelahiran Banjarnegara yang sempat merantau ke Pekanbaru, Riau. Kemudian pindah ke Tegal.

Pelaku Mutilasi di Tegal Bungkam

Pengungkapan kasus mutilasi ini, bermula dari penemuan mayat korban oleh suaminya.

Selanjutnya, penyelidikan dengan melakukan olah TKP, memintai keterangan saksi-saksi, dan mengungkap identitas korban.

“Dari keterangan saksi-saksi itu, diketahui ada seseorang yang mencurigakan sempat dilihat warga,” kata Kapolres.

Baca Juga:Ngeri! Pemuda di Tanjung Pandan Tebas Kepala dan Tangan Pria yang Dekati PacarnyaBPJS Dipakai Istri Siri Lahiran, Suami Dilaporkan Istri Sah ke Polisi

Berbekal laporan itu, ungkap Kapolres, personelnya lalu mengamankan seorang yang dicurigai sebagai terduga pelaku.

Saat diamankan, tersangka yang belakangan diketahui berinisial Kg (44), warga Banjarnegara, tengah bersembunyi di sekitar areal persawahan.

“Tersangka diamankan beserta sebuah tas ransel. Saat digeledah, di dalamnya ada sebilah pisau cutter yang masih terdapat bercak darahnya,” ujar Kapolres.

Selain itu, kata Kapolres, juga pada kuku tersangka juga ditemukan bercak darah sehingga selanjutnya dilakukan pemeriksaan golongan darah.

Tes DNA

Tidak berhenti disitu, pihaknya juga melakukan tes DNA dan hasilnya dinyatakan itu darah dari korban.

Saat ini, kata Kapolres, pihaknya masih mendalami terkait motif pelaku. Sebab, sejak ditangkap sampai dengan saat ini pelaku tidak memberikan keterangan apapun.

0 Komentar